PERTAMBANGAN
Cara pengelola pembangunan pertambangan
Bahan tambang gas dapat dikelola menjadi
1. Bahan peledak
Bahan peledak yang dimaksudkan adalah bahan peledak kimia yang didefinisikan sebagai suatu bahan kimia senyawa tunggal atau campuran berbentuk padat, cair, atau campurannya yang apabila diberi aksi panas, benturan, gesekan atau ledakan awal akan mengalami suatu reaksi kimia eksotermis sangat cepat dan hasil reaksinya sebagian atau seluruhnya berbentuk gas disertai panas dan tekanan sangat tinggi yang secara kimia lebih stabil.
Panas dari gas yang dihasilkan reaksi peledakan tersebut sekitar 4000° C. Adapun tekanannya, menurut Langerfors dan Kihlstrom (1978), bisa mencapai lebih dari 100.000 atm setara dengan 101.500 kg/cm² atau 9.850 MPa (» 10.000 MPa). Sedangkan energi per satuan waktu yang ditimbulkan sekitar 25.000 MW atau 5.950.000 kcal/s. Perlu difahami bahwa energi yang sedemikian besar itu bukan merefleksikan jumlah energi yang memang tersimpan di dalam bahan peledak begitu besar, namun kondisi ini terjadi akibat reaksi peledakan yang sangat cepat, yaitu berkisar antara 2500 - 7500 meter per second (m/s). Oleh sebab itu kekuatan energi tersebut hanya terjadi beberapa detik saja yang lambat laun berkurang seiring dengan perkembangan keruntuhan batuan.
2. Sumber pengapian pengganti minyak bumi
Bahan tambang minyak bumi dapat dikelola menjadi
solar,premium,pertamax dll
Dapat di gunakan untuk menjadi bahan bakar kendaraan saat ini
Kecelakaan di pertambangan
Sering terjadi kecelakaan di pertambangan peda penambangan emas yang di mana tempatnya berada di lereng2 gunung terkadang terjadi longsor.
Contoh fakta
PARAMARIBO – Tujuh orang tewas dan dua lainnya terluka dalam sebuah musibah runtuhnya dinding pasir di lokasi pertambangan emas Suriname.
Inspektur Polisi Bertrand Riedewald menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu 20 November sore waktu setempat. Insiden ini dipicu oleh tanah longsor yang menutup lubang sedalam 20 meter dan secara otomatis mengubur para penambang.
Polisi memperkirakan seluruh pekerja tambang adalah pekerja ilegal. Mereka sebagian besar berasal dari komunitas lokal suku Maroon.
“Tiga penambang berhasil menyelamatkan diri ketika terjadinya longsor, sementara dua orang lainnya menderita cedera parah dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” lanjut Riedewald seperti dikutip AFP, Senin (22/11/2010).
Pertambangan di Money Hill, sekitar 150 kilometer bagian tenggara dari ibukota Paramaribo, sebenarnya adalah milik pihak konsesi Surgold. Perusahaan ini adalah badan usaha bersama milik dua perusahaan multinasional asal Amerika Serikat, Alcoa dan Newmont.
wilayah tersebut cukup terkenal di kalangan penambang kelas bawah. Pihak Surgold sendiri telah seringkali memperingatkan untuk menghentikan aktivitas ilegal mereka dan menyusul bahaya yang dapat terjadi dari penambangan ilegal ini.
Jumat, 26 November 2010
erik merdhitia
ILMU TEKNOLOGI DAN PENGETAHUAN LINGKUNGAN
Kesadaran lingkungan
Lingkungan saat ini baik buruknya hanya kita lah yang mengatur karena mungkin lingkungan yang baik akan tercipta hanya masyarakat yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya.
Contohnya lingkungan yang baik dari masyarakat yang peduli lingkungan
-mendukung gerakan penanaman satu miyar pohon yang di anjurkan oleh pemerintah
-pembersihan lingkungan dengan gotong royong setiap minggu
-membuang sanpah pada tempatnya
-menyiapakan tempat sampah yang banyak agar mudah di temui
Dengan demikian Lingkungan yang baik akan tercipta jika kesadaran dari masing masing individu telah terpenuhi
Hubungan lingkungan dan pembangunan
Pembangunan yang berlebihan misalnya membangun gedung-gedung yang berlebihan tanpa memandang sekitarnya dapat di katakan itu menjadi salah satu factor penyebab rusaknya lingkungan.
Sejalan dengan lajunya pembangunan nasional yang dilaksanakan permasalahan lingkungan hidup yang saat ini sering dihadapi adalah kerusakan lingkungan di sekitar areal pertambangan yang berpotensi merusak bentang alam dan adanya tumpang tindih penggunaan lahan untuk pertambangan di hutan lindung. Kasus-kasus pencemaran lingkungan juga cenderung meningkat. Kemajuan transportasi dan industrialisasi yang tidak diiringi dengan penerapan teknologi bersih memberikan dampak negatif terutama pada lingkungan perkotaan. Sungai-sungai di perkotaan tercemar oleh limbah industri dan rumah tangga. Kondisi tanah semakin tercemar oleh bahan kimia baik dari sampah padat, pupuk maupun pestisida. Masalah pencemaran ini disebabkan masih rendahnya kesadaran para pelaku dunia usaha ataupun kesadaran masyarakat untuk hidup bersih dan sehat dengan kualitas lingkungan yang baik. Dengan kata lain permasalahan lingkungan tidak semakin ringan namun justru akan semakin berat, apalagi mengingat sumberdaya alam dimanfaatkan untuk melaksanakan pembangunan yang bertujuan memenuhi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan kondisi tersebut maka pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan hidup yang berkelanjutan ditingkatkan kualitasnya dengan dukungan penegakan hukum lingkungan yang adil dan tegas, sumberdaya manusia yang berkualitas, perluasan penerapan etika lingkungan serta asimilasi sosial budaya.
Kesadaran lingkungan
Lingkungan saat ini baik buruknya hanya kita lah yang mengatur karena mungkin lingkungan yang baik akan tercipta hanya masyarakat yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya.
Contohnya lingkungan yang baik dari masyarakat yang peduli lingkungan
-mendukung gerakan penanaman satu miyar pohon yang di anjurkan oleh pemerintah
-pembersihan lingkungan dengan gotong royong setiap minggu
-membuang sanpah pada tempatnya
-menyiapakan tempat sampah yang banyak agar mudah di temui
Dengan demikian Lingkungan yang baik akan tercipta jika kesadaran dari masing masing individu telah terpenuhi
Hubungan lingkungan dan pembangunan
Pembangunan yang berlebihan misalnya membangun gedung-gedung yang berlebihan tanpa memandang sekitarnya dapat di katakan itu menjadi salah satu factor penyebab rusaknya lingkungan.
Sejalan dengan lajunya pembangunan nasional yang dilaksanakan permasalahan lingkungan hidup yang saat ini sering dihadapi adalah kerusakan lingkungan di sekitar areal pertambangan yang berpotensi merusak bentang alam dan adanya tumpang tindih penggunaan lahan untuk pertambangan di hutan lindung. Kasus-kasus pencemaran lingkungan juga cenderung meningkat. Kemajuan transportasi dan industrialisasi yang tidak diiringi dengan penerapan teknologi bersih memberikan dampak negatif terutama pada lingkungan perkotaan. Sungai-sungai di perkotaan tercemar oleh limbah industri dan rumah tangga. Kondisi tanah semakin tercemar oleh bahan kimia baik dari sampah padat, pupuk maupun pestisida. Masalah pencemaran ini disebabkan masih rendahnya kesadaran para pelaku dunia usaha ataupun kesadaran masyarakat untuk hidup bersih dan sehat dengan kualitas lingkungan yang baik. Dengan kata lain permasalahan lingkungan tidak semakin ringan namun justru akan semakin berat, apalagi mengingat sumberdaya alam dimanfaatkan untuk melaksanakan pembangunan yang bertujuan memenuhi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan kondisi tersebut maka pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan hidup yang berkelanjutan ditingkatkan kualitasnya dengan dukungan penegakan hukum lingkungan yang adil dan tegas, sumberdaya manusia yang berkualitas, perluasan penerapan etika lingkungan serta asimilasi sosial budaya.
Langganan:
Komentar (Atom)